Noni Belanda van Anas Familie (1935)
Dua orang gadis dari Sumatra Westkust dengan berpakaian ala Barat ini berkulit sawo matang. Yang satu mengingatkan kita kepada wanita Belanda pada abad ke -19 sedangkan yang satunya berpakaian seperti mayoret, lengkap dengan tongkatnya.
Pada tahun 1935, kedua gadis minang ini berpakaian 'melampaui jamannya' untuk ukuran gadis lokal. Agak 'ganjia'. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa bagi
About Me
Popular Posts
-
Kongsi Perdagangan Hindia-Timur (Vereenigde Oostindische Compagnie atau VOC) yang didirikan pada tanggal 20 Maret 1602 adalah persekutuan da...
-
sumber: http://www.gonjonglimo.com/b1.php?Bid=36 Luhak adalah daerah inti Minangkabau yang terdiri dari tiga daerah, Luhak Tanah Data...
-
Catatan Si Ntonk : Kali ini MinangLamo menampilkan tulisan dari sejarawan betulan yaitu Prof. Gusti Asnan, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unive...
-
Sederetan kuda terikat berjajar sambil diikat muncungnya, meskipun tidak dicucuak hidungnya seperti sapi atau kerbau. Di kening para kuda te...
-
Heboh pro-kontra terhadap investasi yang diduga bermuatan kristenisasi di Ranah Minang beberapa bulan terakhir membuat ambo berpikir untuk ...
-
Foto di atas adalah foto keluarga yang unik. Si ayah berdiri di depan rumah, sedangkan istri dan sepasang anaknya memperhatikan sang ayah da...
-
Bentuk atap rumah gadang yang seperti tanduk kerbau sering dihubungkan dengan cerita Tambo Alam Minangkabau. Cerita tersebut tentang keme...
-
Catatan si Ntonk: Tulisan ini bersumber dari buku Pak Rusli Amran Plakat Panjang (1984). Salah satu dari beberapa karya beliau yang pernah k...
ADs
Labels Cloud
Labels List Numbered
Video of the day
Powered by Blogger.
No comments:
Post a Comment